Raja dan Ratu Dangdut Indonesia

Raja dan Ratu Dangdut Indonesia

Raja dan Ratu Dangdut Indonesia – Meskipun secara luas dikenal sebagai genre pop Indonesia, dangdut sebenarnya sama eklektiknya dengan objek budaya lainnya dari nusantara. Dangdut pertama kali berasal dari qasida, suatu bentuk puisi dari semenanjung Arab, sebagian besar menyampaikan pesan dan pujian agama. Qasida pertama kali diperkenalkan di Indonesia kuno selama abad ke-7.

Kemudian pada abad ke-19, lebih banyak pedagang dan imigran dari negara-negara Arab datang dan membawa gambus, alat kecapi dari Yaman yang kemudian menjadi populer dan penting dalam musik dangdut. premiumbola

Sepanjang sejarah, dangdut berinteraksi dengan gelombang pengaruh budaya di kepulauan Indonesia, dari kebangkitan musik Melayu Deli dari Sumatra pada tahun 1940, hingga hype musik Amerika Selatan pada tahun 1950-an, kegemaran Bollywood, dan akhirnya kegemaran kontemporer Pengaruh Barat pada tahun 1970-an. Bahkan sekarang, dangdut masih berkembang seiring dengan musik lokal yang semakin populer.

Setiap episode yang berkontribusi pada pembentukan dangdut memiliki warisannya sendiri. Harmonisasi dangdut, misalnya, masih mencerminkan qasida Arab kuno, sementara pengaruh dari India membawa tabla drum ke dalam campuran, seperti beberapa dekade kemudian ketika pengaruh Barat memperkenalkan gitar listrik atau bahkan saksofon ke dalam tahap dangdut.

Rhoma Irama

Raja dan Ratu Dangdut Indonesia

Mungkin pertama kali genre unik ini diidentifikasi sebagai ‘dangdut’ yang khas pada 1960-an. Dangdut adalah onomatopoeia dari suara tabla perkusi India, karena ‘dang’ dan ‘dut’ ketika dipukul. Selama periode waktu itu, Rhoma Irama muncul sebagai tokoh terdepan untuk dangdut, dengan lagu-lagu baru, gaya canggih, dan kadang-kadang, pesan agama atau moral.

Bahkan di Indonesia, genre ini sering bercampur dengan instrumen tradisional dan aransemen musik, menciptakan beragam variasi, termasuk campursari yang populer, yang merupakan perpaduan antara dangdut dan gamelan.

Dangdut sebagai budaya pop

Ketika dangdut mengambil lebih banyak pengaruh dari lintas budaya dan lokalitas, ia bergeser dan berubah. Selama awal 1980-an, ketika radio dan televisi membawakan musik Barat dengan semua perawakannya, dangdut dipandang sebagai penangkal budaya ‘tidak layak secara moral’ yang digambarkan oleh lagu-lagu Barat dan produk budaya lainnya yang tiba-tiba dapat diakses.

Dangdut menjadi lambang budaya musik Indonesia, dijuluki dan diiklankan sebagai musik tradisional, dan karenanya lebih baik dan lebih cocok daripada pengaruh lain dari luar. Tetapi seiring berjalannya waktu, dangdut menjadi semakin terkait dengan kelas bawah, karena kelompok yang lebih terdidik menyatu dengan musik barat.

Selain itu, kritik mulai muncul pada bagaimana genre ini mulai menurun, dan menampilkan kualitas yang rendah. Ini adalah gagasan yang membentuk lingkaran menarik lebih banyak orang dari kelas ekonomi dan pendidikan yang lebih rendah, kemudian mendorong kualitas hiburan semakin jauh ke bawah, yang lebih menarik bagi kelas bawah, dan seterusnya.

Saat ini, budaya dangdut dapat dengan mudah digambarkan dengan penyanyi wanita yang menarik secara seksual, aksi panggung sensasional dan sering sensual, dan lirik berkualitas rendah, lebih sering daripada tidak menangis atau mengutuk tentang cinta yang hilang, tidak begitu banyak untuk pesan agama dan pujian ilahi.

Untungnya belakangan ini, penggemar musik yang lebih muda cukup berpikiran terbuka untuk menghargai dangdut sebagaimana adanya, terlepas dari bau stereotip dan asosiasi dengan rasa yang lebih rendah atau pendidikan yang lebih rendah. Lagu-lagu dangdut segar sedang diproduksi lebih berselera, karena genre ini perlahan diangkat untuk audiens yang lebih luas untuk menikmati ekspresi musik yang unik dari Indonesia.

Bentuk musik pop Indonesia yang energetik, didorong oleh perkusi, dan paling populer identik dengan gambar penyanyi wanita berpakaian minim yang menggoyang pinggul mereka di atas panggung, menarik fandom dan opprobrium yang setara dari publik Indonesia. Tetapi apakah ini selalu terjadi?

Pada awalnya, genre ini adalah sepupu dekat musik Melayu dan India. Dangdut dikatakan dirintis oleh Muhammad Mashabi dan orkestra Melayu tradisionalnya Kelana Ria pada 1950-an.

Ellya, salah satu penyanyi Indonesia yang paling terkenal pada 1950-an dan 1960-an, menyanyikan lagu-lagu yang sangat dipengaruhi oleh musik India, termasuk hit terbesarnya, “Boneka dari India”.

Dia juga biasa berpakaian seperti wanita India di atas panggung dan menampilkan tarian gaya India agar sesuai dengan lagu-lagunya.

Raja Dangdut

Pada awal 1970-an, kebangkitan kediktatoran militer Soeharto “Orde Baru” Soeharto disuarakan oleh Rhoma Irama muda, yang kemudian dikenal sebagai “Raja Dangdut” atau “Satria Bergitar” (Guitar Warrior), dan band-nya Soneta (Soneta).

Andrew Weintraub, Profesor musik di University of Pittsburgh, menulis dalam bukunya, “Dangdut Stories: A Social and Musical History of the Music Popular Indonesia,” yang diterbitkan pada 2010, bahwa Rhoma dan anggota Soneta lainnya dengan sengaja berpakaian seperti orang-orang Barat yang keras musisi rock, dengan “rambut panjang, rambut wajah, celana ketat, kerah kemeja terbuka, dan sepatu platform.”

Tetapi kemudian anggota band melanjutkan ziarah haji ke Mekah, dan mereka kembali berubah.

Lagu-lagu Rhoma menjadi ceramah berulang tentang hidup jujur ​​daripada menjalani kehidupan yang baik. Contoh terbaik adalah mega hit “Begadang” (Stay Up All Night) dan “Mirasantika” (bahasa gaul untuk “alkohol dan narkoba”).

Pada yang pertama, Raja Dangdut memarahi anak-anak karena menarik semua orang yang membuat mereka “anemia” dan “sakit-sakitan.” Yang terakhir adalah sumpah Rhoma untuk tidak pernah menyentuh alkohol (“miras”) dan obat-obatan (“tika”) lagi.

Rhoma juga menjadi bintang film utama di tahun 1970-an dan 1980-an dan, ya, ia selalu digambarkan sebagai orang baik.

“Dalam konser, dia menunjukkan dirinya sebagai seorang pemimpin, menenangkan kerumunan yang penuh dendam, berkhotbah kepada mereka. Dalam film, dia bermain dengan kerja keras, karakter yang sukses. Ketika layar alter egonya memberontak, itu selalu melawan pengganggu desa atau produser musik yang busuk,” Kata Weintraub.

Itu dalam politik bahwa Guitar Warrior mempertahankan sedikit dari garis pemberontakan yang sebenarnya. Dia memilih untuk mendukung Partai Persatuan Pembangunan (PPP) daripada Partai Golkar Suharto.

Dalam konteks politik “wayang” Orde Baru, langkah ini dipandang sebagai simbol pemberontakan yang pasti.

Di era “Reformasi” paska-98, Rhoma menjadi lebih konservatif. Dia mengutuk “goyang ngebor” (“tarian bor”) Inul Daratista yang erotis pada tahun 2003, bergabung dengan paduan suara ulama Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan kelompok Islam radikal seperti Front Pembela Islam (FPI).

Dia bahkan membentuk partai politiknya yang berpikiran Islam yang disebut Partai Islam Damai dan Aman (Idaman) pada 2015.

Gelombang Baru Dangdut

Gelombang baru superstar dangdut pria tidak benar-benar berbagi maskulinitas “heroik” dan kepedulian Rhoma.

Thomas Djorghi, yang dipengaruhi Bollywood “Sembako Cinta” menjadi hit semalam, dikenal karena lagu-lagu cinta yang menggoda, tarian energik dan gaya flamboyan, sering muncul dengan kemeja terbuka tanpa kancing yang menunjukkan dada yang dicukur rapi, seolah-olah menyarankan sensualitas itu bukan hanya untuk penyanyi wanita.

Pengganti Thomas adalah Saipul Jamil, yang terkenal dengan boyband dangdut G4UL pada tahun 2003.

Baik Thomas maupun Saipul sama sekali berbeda dengan penyanyi-penyanyi yang lebih tua dan lebih terkendali seperti Mansyur S. dan Meggy Z., yang lagu-lagunya kebanyakan mellow, balada dangdut menjadi preseden atas citra publik mereka.

Bagi sebagian yang lain, gambar adalah segalanya. Alam, saudara laki-laki bintang dangdut perempuan Vety Vera, secara terang-terangan menyesuaikan pakaian dan gerakan tarian Michael Jackson.

Untungnya, fusi dangdut-rock-nya (“rockdut”) dan auman rockstar yang serak membuatnya terpisah dari teman-temannya.

Alam hanya menghasilkan segelintir hit, yang paling terkenal adalah “Embah Dukun” (Dukun), “Sabu” (plesetan pada kristal met dan bubur sarapan) dan “Tuyul” (makhluk gaib dalam bentuk anak kecil).

Dia juga memiliki sisi pemberontak, sering menggunakan lirik gothic-lite-nya kepada para politisi korup.

Ratu Dangdut

Pengganti langsung Ellya Khadam adalah Elvy Sukaesih dan Camelia Malik. Elvy memulai karirnya pada tahun 1964 sebagai penyanyi di beberapa band dangdut sebelum menjadi solo pada tahun 1970-an.

Weintraub mengatakan kekuatan bintang Elvy adalah kemampuannya untuk berhubungan dengan penggemar wanita melalui lagu-lagu cinta yang canggung dan pertunjukan live seksi.

Suara “menyihir” Elvy dan ayunan erotis di atas panggung sering menyebabkan kerusuhan di kerumunan, memberikan kontribusi pada citra penyanyi dangdut perempuan sebagai “danGerous dan membutuhkan kontrol, “menurut Weintraub.

Dia mengatakan pertunjukan panggung Elvy menjadi lebih seksual di akhir 1980-an, seperti yang dapat dilihat dalam video musik “Gula-Gula” (permainan kata-kata “permen” dan “nyonya”), meskipun Weintraub menyebut ini “lagu yang merayakan wanita agensi dan seksualitas. “

Tidak semua penyanyi dangdut wanita mengandalkan gambar seksual untuk membuat nama mereka. Camelia Malik, misalnya, memilih untuk memasukkan unsur-unsur tradisional yang tenang dalam musiknya dan di atas panggung.

“Dalam pertunjukan live selama akhir 1970-an, [Camelia] mempopulerkan gaya tari Sunda modern yang disebut jaipongan, Tariannya yang ‘dipelajari’ sebenarnya menandakan ‘kelas,’” kata Weintraub.

Pengganti Camelia pada 1980-an dan 1990-an penyanyi seperti Ikke Nurjanah, Iis Dahlia dan Cici Piramida juga menempatkan vokal di depan citra pribadi yang provokatif.

Menurut Weintraub, persona mereka yang lebih mewah dan glamor dan lebih sering muncul di TV mewakili “bentuk dangdut yang ditingkatkan” untuk “menarik khalayak kelas menengah dan atas.”

Ratu dangdut modern Inul Daratista, terkenal karena ‘goyang ngebor’ (‘tarian bor’).

Raja dan Ratu Dangdut Indonesia

Pada tahun 2003, Inul Daratista merilis album debutnya “Goyang Inul” yang menampilkan single dengan nama yang sama, dan memperkenalkan gerakan tarian provokatif baru semua pinggul dan pantat yang berputar-putar disebut “goyang ngebor”.

Inul segera menjadi ratu dari dangdut modern, tetapi pada saat yang sama ia menerima banyak reaksi keras dari Muslim konservatif yang menganggap goyang ngebor sebagai pornografi.

Raja dangdut Rhoma Irama yang pudar mengeluarkan “fatwa”nya sendiri yang melarang Inul dari layar TV Indonesia dan secara pribadi terlibat dalam penyusunan undang-undang anti-pornografi dan “porno-action” baru untuk mencegah gambar-gambar cabul dari ditampilkan di TV atau di mana saja di mata publik.

Majelis Ulama Indonesia mengikutinya, mengeluarkan fatwa nyata yang menyatakan gerakan tarian Inul sebagai “cabul.”

Tetapi penyanyi yang diperangi itu melawan dan memenangkan banyak dukungan dari sesama artis dan kelompok wanita untuk keberaniannya dalam membela kebebasan berekspresi.

“Berbeda dengan penyanyi penyanyi dangdut tahun 1990-an yang pemalu, pendengkur, glamor, Inul menampilkan dirinya sebagai wanita yang kuat, gigih dan, seksual,” kata Weintraub.

Keberhasilan Inul dalam melawan penentangnya mengilhami lebih banyak penyanyi dangdut wanita untuk membuat tanda tangan mereka “goyang,” termasuk “goyang ngecor” Uut Permatasari, “goyang gergaji” Dewi Perssik dan “Goyang itik” karya Zaskia Shinta.

Para hakim masih tidak yakin apakah penyanyi ini hanya menegaskan kembali ketergantungan dangdut pada citra seksualnya sendiri atau jika mereka membantu membawa obor untuk pembebasan perempuan di Indonesia.

Julia Perez, penyanyi “Belah Duren” yang meninggal tahun lalu, menimbulkan sensasi pada 2008 ketika dia membagikan kondom untuk setiap salinan album pertamanya, “Kamasutra . “

Seperti dilansir Okezone, Julia mengatakan dia memberikan setidaknya 150.000 kondom untuk “membantu pemerintah memerangi AIDS.”

Salah satunya adalah Ayu Ting Ting, yang membuat terobosan pada tahun 2011 dengan “Alamat Palsu” dan citra publik yang imut dan polos yang ia akui sangat dipengaruhi oleh penyanyi K-Pop.

Dalam beberapa tahun terakhir, dua bintang terbesar di dangdut, Nella Kharisma dan Via Vallen, juga telah bertukar kostum Inul Daratista, Dewi Perssik dan Julia Perez yang nyaris tidak ada untuk pakaian sensual.

Bintang-bintang Dangdut bolak-balik dari seksi ke imut, dari Bang Haji yang saleh (salah satu nama panggilan Rhoma Irama setelah ia melakukan ziarah ke Mekah) sampai dengan Thomas Djorghi yang mencolok.

Satu hal yang dapat dipelajari adalah bahwa dangdut adalah industri yang tidak dapat diprediksi yang tidak pernah berhenti berevolusi.

» Read more
10 Instrumen Musik Tradisional Cina

10 Instrumen Musik Tradisional Cina

10 Instrumen Musik Tradisional Cina – Musik tradisional Cina terkenal akan kualitasnya yang terdengar menyedihkan dan membuat terngiang di kepala. Instrumen yang digunakan untuk mengekspresikan suara ini sangat berbeda dari instrument barat, dalam teknik, kualitas material dan suara, bahwa musik Cina tetap menjadi sumber daya tarik bagi pecinta musik. Berikut sepuluh instrumen klasik Tiongkok yang layak untuk didengarkan dan bahkan mungkin dipelajari.

Dàgǔ (大鼓)

Merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari setiap komposisi musik Cina, ‘dàgǔ’ adalah istilah umum yang digunakan untuk menunjukkan Chinese Bass Drum, yang datang dalam dua jenis yaitu huapenggu (drum berbentuk pot bunga), dan datanggu (drum berbasis luas). Ditempatkan dalam kategori instrumen ‘kulit’ (革) di bawah kategorisasi instrumen Klasik Tiongkok, drum memiliki tubuh kayu, dengan permukaan kulit sapi terbentang di bagian atas dan bagian bawah drum. Permukaan itu sendiri dapat diidentifikasi oleh inti cincinnya, menengah dan luar, di mana cincin menengah dianggap sebagai jantung drum; ketika dipukul, perantara cincin ini menghasilkan suara rendah tetapi nyaring, berlawanan dengan suara yang lebih ringan yang dihasilkan pada cincin luar. Ini adalah bagian penting dari orkestra Tiongkok, karena dianggap sebagai instrumen yang mampu mengekspresikan berbagai suara. joker123 terbaru

Dízi (笛子)

10 Instrumen Musik Tradisional Cina

Diklasifikasikan di bawah cabang ‘bambu’ (竹) dari keluarga instrumen Tiongkok (karena sebagian besar instrumen tiupan kayu terbuat dari batang pohon bambu yang berlubang), dízi adalah seruling melintang yang dimainkan dengan cara yang sangat mirip dengan inkarnasi Barat dari seruling berbasis logam. Dízi telah ditemukan di penggalian arkeologis yang terbuat dari semua jenis bahan bahan dan tulang, seperti batu giok hijau dan bahkan terbuat dari tulang burung. Ini adalah instrumen yang banyak digunakan dan populer, penggunaannya dapat dilihat dalam musik rakyat, Opera Cina, dan bahkan dalam pembukaan orkestra.

Èrhú (二胡)

Kadang-kadang dikenal di dunia Barat sebagai ‘biola Cina,’ èrhu telah mendapatkan nama untuk dirinya sendiri sebagai instrumen yang terkenal sulit untuk dimainkan dengan tingkat kesempurnaan yang tinggi, karena instrument ini hanya memiliki satu senar di sekitar infrastruktur instrumen, sehingga membuatnya menjadi dawai ganda. Diyakini berasal dari instrumen proto-Mongol yang dibawa ke Cina lebih dari seribu tahun yang lalu (selama serbuan Mongol ke Cina Imperial), èrhu dimainkan dengan cara yang mirip dengan cello, kecuali bahwa ukuran kecil instrumen memungkinkan pemain untuk meletakkannya di pangkuannya. Dengan kualitas suaranya yang tinggi dan hampir menggugah (seperti biola), suara èrhu telah menjadi ikon musik Cina Klasik, dengan banyak bintang pop Cina modern memilih untuk menggunakannya dalam soundtrack dan single mereka.

Gǔqín (古琴)

Dikategorikan sebagai instrumen ‘sutera’ (絲), karena bahan sutera yang digunakan untuk senarnya, gǔqín adalah sitar tujuh senar yang sangat disukai oleh para sastrawan karena kualitasnya yang halus. Rupanya, ada pepatah Tiongkok yang terkenal yang mengklaim bahwa ‘seorang lelaki tidak berpisah dengan qinnya tanpa alasan yang baik.’ Ia juga dianggap sebagai ‘bapak musik Cina,’ karena merupakan instrumen dengan asosiasi mendalam dengan orang-orang Cina terkenal. filsuf Konfusius (500 SM). Instrumen itu sendiri membutuhkan berbagai macam teknik (totalnya 1070) yang membantu menyediakan tiga jenis suara: ‘suara yang tersebar,’ di mana string yang dibutuhkan menghasilkan suara terbuka; Suara bunyi melayang, ’yang harmonik tempat bunyi bersih dan renyah dihasilkan; dan ‘suara berhenti,’ yang sejauh ini paling umum dan diproduksi dengan metode yang sebanding dengan gitar geser Barat. Ada tradisi besar untuk memainkan gǔqin sehingga beberapa sekolah di berbagai bagian Cina telah didirikan selama berabad-abad, yang didedikasikan untuk pengajaran teknik bermain.

Gǔzhēng (古箏)

Meskipun gǔzhēng juga merupakan sitar, g toqin tidak perlu disamakan dengan gǔqin, karena gǔzhēng memiliki jembatan yang dapat dipindahkan di bawah senar, tidak seperti gǔqin. Ini adalah sitar dengan 18 string atau lebih (inkarnasi modern cenderung memiliki 21 string), dan teknik pemetikan dengan mana bunyi diciptakan cenderung lebih mudah. ini dilengkapi dengan berbagai macam pilihan (biasanya terbuat dari cangkang kura-kura). Ini juga merupakan leluhur Tiongkok dari beberapa instrumen sitar Asia, seperti koto Jepang, dan gayageum Korea. Instrumen yang sangat fleksibel dan beragam, gǔzhēng telah menjadi pilihan populer bagi musisi Klasik selama berabad-abad.

Pípa (琵琶)

Kecapi yang memiliki struktur mirip dengan ruǎn, meskipun memiliki basis berbentuk buah pir baru (tidak seperti ruǎn yang lebih berbentuk siklik), pípa telah lama menjadi instrumen pilihan populer bagi musisi. Pípa telah lama dianggap sebagai instrumen yang lebih dari sekadar alat untuk memainkan musik; pada kenyataannya, pípa sering dirujuk dalam tradisi sastra Tiongkok belakangan, karena selalu dianggap sebagai alat permaisuri Wang Zhaojun, salah satu dari empat keindahan legendaris Tiongkok.

Ruǎn (阮)

10 Instrumen Musik Tradisional Cina

Meskipun sebelumnya merupakan bagian dari keluarga instrumen ‘sutera’ (絲), string ru strn telah lama digantikan oleh tali baja di zaman modern. Setara dengan kecapi Cina, ia memiliki tubuh yang benar-benar bulat, leher cemas panjang dan empat senar. Fret secara historis telah dibuat dari gading, tetapi, karena pembatasan distribusi dan penggunaannya, ada kecenderungan saat ini untuk menggunakan logam yang dipasang pada kayu; ini cenderung menghasilkan suara yang lebih terang saat digunakan. Ada lima jenis ruǎn, yang dapat diklasifikasikan menurut sistem suara Barat: soprano, alto, tenor, bass, dan ruam contrabass.

Suǒnà (嗩吶)

Sebuah instrumen yang sering dianggap sebagai ‘obo Tiongkok,’ suǒnà adalah instrumen tiupan kayu dengan buluh ganda dan lonceng logam yang dapat dilepas terpasang di ujung badan kayu kerucut. Diyakini telah berevolusi dari instrumen Asia Tengah yang mungkin diperkenalkan ke Cina melalui Jalur Sutra. Dikenal karena kuncinya yang keras dan bernada tinggi, suǒnà membentuk bagian integral dari musik tradisional dan rakyat Tiongkok, dengan itu digunakan terutama untuk perayaan dan keperluan militer. Ini memiliki tujuan yang lebih khusus di Taiwan untuk digunakan dalam musik ritual yang mengiringi praktik keagamaan Daois selama ritual yang menguntungkan dan tidak menguntungkan (mis. Pengorbanan dan berkah bagi yang hidup dan yang mati).

Xiāo (簫)

Instrumen lain dari kategori woodwind, xiāo adalah flute end-blown yang dimainkan secara vertikal yang dapat dianggap sebagai padanan perekam dalam bahasa Mandarin. Hampir selalu terbuat dari bambu (karenanya pantas diberi label sebagai instrumen kategori ‘bambu’ (竹)), xiāo adalah salah satu instrumen tertua yang terbukti di wilayah Cina, dan juga merupakan salah satu instrumen yang paling populer digunakan di Cina, karena ukurannya yang kecil dan akuisisi yang mudah membuatnya menarik karena alasan portabilitas dan ekonomi. Juga terkait dengan panpipe Cina, dan leluhur dari beberapa inkarnasi xiāo Asia, ada tiga jenis berbeda dalam kategori xiāo itu sendiri: dongxiao standar; qinxiao yang lebih sempit, yang memiliki suara lebih lembut; dan nanxiao, yang panjangnya lebih pendek.

Yángqín (揚琴)

10 Instrumen Musik Tradisional Cina

Salah satu dari beberapa instrumen yang dipukul, dalam instrumen dawai Tiongkok, yángqín adalah dulcimer yang dipalu yang dibawa ke Cina dari Kekaisaran Persia (Iran modern). Yang cukup menarik, orang Cina biasa menyebutnya á yángqín’(secara harfiah berarti ‘siter asing’), tetapi namanya berubah dari waktu ke waktu menjadi á yángqín ‘. Dengan menggunakan apa yang biasanya dibandingkan dengan ‘stik drum,’ yángqín dapat digunakan baik sebagai iringan dalam karya orkestra yang lebih besar, maupun dalam komposisi solo. Dengan instrumen terkait yang populer di Eropa Timur, Timur Tengah, India, Iran, dan Pakistan, serta Cina, yangqin telah menikmati beberapa evolusi dan modifikasi selama berabad-abad, sehingga memberikan beragam efek dan suara yang berbeda sesuai dengan bahan dan teknik berbeda yang diterapkan padanya.

» Read more
Seni Menikmati dan Penyeduhan Teh

Seni Menikmati dan Penyeduhan Teh

Seni Menikmati dan Penyeduhan TehDaun teh saat ini diyakini mempunyai kandungan zat yang mempunyai manfaat bagi kesehatan. Tidak heran, kebiasaan untuk minum teh telah menjadi kegemaran masyarakat di seluruh dunia. Tahukah Anda sejak kapan teh mulai di konsumsi manusia? Dan bagaimana menyajikan teh yang benar tanpa mengurangi khasiatnya?

Konon, cerita mengenai teh mulai di kenal di Tiongkok tepatnya sejak jaman Kaisar Shen Nung yang berkuasa ribuan tahun silam. Dikisahkan, sang raja sedang memasak air di kebun istana. Tiupan angin yang kencang menggugurkan beberapa helai daun teh yang kemudian jatuh ke air rebusan di kuali. Aroma sedap langsung muncul dan tercium oleh Kaisar, dia pun tergoda untuk meminumnya. Setelah Sang Kaisar meminum nya beberapa kali dan melakukan penelitian, sang Kaisar pun merasakan manfaat dari teh tersebut terhadap tubuh. Sejak pada saat itu, Sang Kaisar menjadikan daun teh sebagai minuman sehari-hari dan lambat laun membaginya kepada rakyat yang ada di Tiongkok. joker88

Teh menjadi sebagai salah satu warisan budaya timur yang harus dipertahankan, minum teh ternyata bukan hanya tradisi dan budaya untuk sehat, melainkan terdapat seni tersendiri dalam menyeduh teh. Anggota komunitas para pecinta teh yang bernama “Medan Tea Club”, Endar Hadi Purwanto, mengatakan bahwa banyak masyarakat yang kurang mengerti budaya dan seni dari minum teh sendiri.

Seni Menikmati dan Penyeduhan Teh

“Menikmati teh adalah salah satu warisan budaya Timur yang harus dipertahankan, untuk dikenalkan dan disosialisasikan. Jaman sekarang jangankan anak muda, yang sebaya dengan saya juga banyak yang tidak mengerti budaya “ngeteh”. Tahunya teh itu baik tapi tidak tahu informasinya lebih banyak,” ucap Endar Hadi Purwanto (51) yang juga pemilik Ho Teh Tiam Tea Gallery di Medan, Sumatera Utara.

Secara umum masyarakat tentu nya mengetahui teh hijau, teh hitam, teh jasmin dan juga teh oolong, bagi Endar semua teh adalah sama. Menurut Endar, yang paling penting adalah cara penyeduhannya. Tidak masalah jenis dan asalnya teh tersebut dari mana, Endar juga mengatakan seduhan yang baik dan benar akan membuat peminum teh mendapatkan khasiat dari teh tersebut. Sedangkan, kebiasaan masyarakat yang menyeduh dan merendam teh berlama-lama hingga warnanya kecokelatan atau kehitaman akan mengurangi khasiat dari teh.

“Itu kebiasaan yang keliru. Jangan seduh teh terlalu lama. Cukup dengan hitungan detik saja guna menghindari tanin. Soalnya, teh diminum bukan untuk menghilangkan dahaga tetapi lebih kepada manfaatnya. Karenanya lebih baik seduh teh di cangkir kecil saja. Bila ingin minum lagi proses penyeduhan bisa diulang. Ini lebih baik ketimbang menyeduh di cangkir besar dalam waktu lama,” jelas Endar.

Endar juga berpesan penggunaan bubuk teh hendak nya jangan dipakai hingga lebih dari semalam. “Sehat nya 24 jam. Kalau sudah berganti hari teh tidak dapat dipakai lagi karena manfaat dari teh tersebut sudah tidak ada lagi,” jelas Endar.

Selain itu, Endar juga menyarankan pada saat membuat teh tidak ditambah gula karena dapat mengurangi khasiat dari teh tersebut. Cangkir yang digunakan untuk minum teh sebaiknya menggunakan cangkir porselen ketimbang cangkir stainless. Minum teh yang nikmat, bagi Endar tak hanya sekadar menenggak teh, melainkan ada ritual khusus yang mengandung seni dan filsafat untuk meminum teh.

“Dimulai dari membilas poci, memasukkan daun teh, menyeduh teh hingga air seduhannya luber membasahi permukaan luar poci, menyingkirkan gelembung, menuangkan teh, meneteskan teh, menikmati teh dengan mencium aroma dan meminum teh. Teknik meminum teh tidak langsung meneguk tetapi ayunkan cangkir dekat hidung dengan gerakan mengikuti bandul jam lalu teguk, niscaya rasanya akan berbeda dan lebih nikmat tentunya,” papar Endar.

Endar juga menuturkan bahwa pengenalan yang dangkal akan khasiat dari teh bagi metabolisme tubuh membuat banyak orang mengatakn kebanyakan minum teh dapat mengganggu ginjal dan lain sebagainya.

“Ada hal baik yang terkandung di dalam teh. Teh itu bukan obat, akan tetapi meminumnya secara rutin dengan cara menyeduh dan minum yang benar dapat menjaga metabolisme tubuh kita tetap stabil,” papar pria paruh baya yang selalu bersemangat ketika bercerita tentang manfaat teh ini.

Bukti dari khasiat teh ini terlihat dari masyarakat Tiongkok. Endar menjelaskan, bahwa porsi meminum teh di kalangan masyarakat Tiongkok mencapai 90 persen setiap harinya dengan harapan hidup yang relatif lebih panjang.

“Tengok saja di Tiongkok sana. Di kedai-kedai minuman yang lazim disajikan hanya ada dua macam minuman. Pertama teh, lalu kedua arak. Selain itu, coba perhatikan lukisan atau ornamen yang menghiasi kedai-kedai itu. Tokoh dalam lukisan itu berupa pria dan wanita tua bukan yang muda. Sebab dalam filosofi masyarakat Tionghoa, sehat dan umur panjang merupakan dambaan setiap orang. Usia tujuh puluh, delapan puluh, hingga sembilan puluh tahun merupakan umur tua yang biasa. Kalau bisa seratus tahun atau lebih, baru luar biasa,” jelas Endar.

Kecintaan Endar terhadap minuman yang dibuat dari daun Camillia sinensis ini dan berbekal pengetahuan dibidang Farmasi, membuat Endar mendirikan Ho Teh Tiam atau “Kedai Teh yang Bagus” pada tahun 2008.

Berada di Jalan Monginsidi nomor 32, Kota Medan, kedai Ho Teh Tiam Tea Gallery menempati sebuah bangunan unik dengan arsitektur oriental. Di kedai Ho Teh Tiam Tea Gallery, Anda tidak saja dapat menikmati aneka varian dari teh yang berasal dari dalam dan luar negeri akan tetapi anda juga diajarkan cara menyeduh teh dengan cara yang baik dan benar, yang sudah menjadi tradisi bangsa timur ratusan tahun silam.

Seni Menikmati dan Penyeduhan Teh 1

Ada beragam macam koleksi teh yang dijual oleh Endar, mulai dari produk lokal misalnya dari Sidikalang dan Bogor hingga teh impor dari Tiongkok yang memiliki khasiat masing-masing.

“Teh ini punya salah satu kesamaan seperti wine, semakin lama disimpan atau semakin tua umurnya semakin mahal harganya. Saya punya koleksi teh kepakan yang dibuat dari tahun 2005, 2006, dan seterusnya,” ujar Endar.

Untuk kemudahan transaksi di Ho Teh Tiam Tea Gallery, Endar yang telah lama menjadi nasabah BCA KCU Bukit Barisan menyediakan mesin Electronic Data Capture (EDC) BCA. Sehingga pengunjung tak perlu repot membawa uang tunai dalam jumlah banyak jika ingin menikmati teh di tempat maupun membawa pulang oleh-oleh istimewa dari Ho Teh Tiam Tea Gallery.

Menurut Endar, dengan EDC BCA transaksi lebih praktis, aman, mudah dan tentu saja nyaman, baik bagi pengunjung maupun dirinya sebagai pemilik kedai. Lebih lanjut Endar berharap, dengan adanya kedai teh ini dapat menumbuhkan budaya sehat di kalangan masyarakat Indonesia, khususnya kawula muda. Bersama teman-teman komunitas, Endar juga rajin bertandang ke sekolah-sekolah dan kampus-kampus untuk membagikan pengetahuan dan filosofi teh kepada generasi muda.

» Read more
Memahat Tumpukan Balok Es

Memahat Tumpukan Balok Es

Memahat Tumpukan Balok Es – Seni pahat biasanya melibatkan media kayu ataupun media batu. Biasanya, pahatan menjadi bagian dari unsur dekorasi sebuah ruang dan bangunan. Akan tetapi pahatan juga bisa mempercantik penampilan sajian makanan di sebuah pesta. Pahatan es (ice carving) salah satunya. Terdapat berbagai bentuk pahatan es, contohnya naga, burung, hingga inisial nama penggelar acara. 

Seiring dengan maraknya perhelatan yang terselenggara, penyedia jasanya pun kian dicari. Kondisi ini mendorong  pertumbuhan ahli pemahat es dari dalam negeri. joker123

Salah satu yang menekuni keahlian ini adalah Ronny. Ia tertarik  menekuninya  setelah melihat ramainya permintaan ice carving. Pemilik usaha bernama Es Carving di Yogyakarta ini sebelumnya adalah seorang pengukir buah. 

Meski tak semudah memahat buah, Bapak dua anak ini justru ketagihan membuat ice carving. Dengan ketrampilan yang didapatkannya secara otodidak, dia terus mengembangkan kemampuannya.

Memahat Tumpukan Balok Es

Tak hanya bentuk artifisial huruf saja, dia juga dapat membuat aneka bentuk kreasi seperti pahatan tempat salad, angsa dan lainnya. Proses pembuatannya pun cukup cepat hanya sekitar satu hingga dua jam dari mulai persiapan sampai terlihat cantik di atas meja.

Biasanya, proses pemahatan dia lakukan di tempat berlangsungnya perhelatan. Oleh karena itu, dia harus memperhitungkan dengan pasti waktu pembuatannya.

Soal bentuk pahatan es, biasanya ia akan menyesuaikan keinginan konsumen. Namun, Ronny akan memberi sentuhan akhir kreasinya, seperti pinggiran dalam es atau bentuk tertentu sebagai lambang perusahaanya. 

Untuk permintaan khusus,  Ronny biasanya membuat sketsa dan konsep terlebih dahulu sebelum memulai memahat es. Hal ini dilakukan untuk meminimalisasi kesalahan saat proses dilakukan.

Ronny memasok bahan baku dari pabrik es. Bila ingin menggunakan balok es berwarna, konsumen wajib memberi info sekitar dua sampai tujuh hari sebelum acara digelar.

Ronny mematok jasa memahat es ini mulai Rp 1,5 juta hingga Rp 2 juta. Ini untuk model sederhana, seperti sepasang inisial. Ongkos menyesuaikan tingkat kesulitan.

Permintaan pahatan es ini terus meningkat. Dalam seminggu, Ronny minimal mengerjakan tiga pesanan pahatan es. Ia dibantu oleh enam karyawan. 

Permintaan terus mengalir

Sekitar 15 tahun menggeluti bisnis ini, kendala yang didapatinya adalah susahnya mencari karyawan yang terampil dan mempunyai jiwa seni. Pasalnya, tidak banyak karyawannya yang dapat membuat kreasi pahatan es sesuai dengan standarnya.

Memang, menciptakan bentuk yang indah dibutuhkan kreativitas dan jiwa seni. Tidak hanya itu, teliti dan sabar pun juga menjadi salah satu kuncinya. Makanya, sampai sekarang dia masih turut campur dalam proses pemahatan.

Perajin ice carving lainnya adalah Rio Arya Tundra. Bisnis mengukir balok es tersebut pertama kali dilakoni oleh sang ayah yang mendirikan Embrio Ice Carving pada tahun 1986. “Saya meneruskan usaha ini kira-kira sejak tahun 2000-an,” katanya.

Rio mengungkapkan, tren ice carving masih berlanjut. Jika dulu pahatan es hanya terbatas digunakan untuk dekorasi pernikahan, kini mulai digunakan sebagai dekorasi beberapa acara ulang tahun, perusahaan, event atau lembaga. “Dulu zaman ayah saya, semua pesanan itu untuk acara pernikahan. Sekarang sudah lebih variatif acara yang yang membutuhkan dekorasi pahatan es,” tuturnya.

Kreasi ice carving buatan Embrio sendiri dibanderol mulai Rp 1 juta-Rp 1,5 juta per paket. Satu paket berisi dua huruf, angka maupun bentuk lain.

Apabila pesanan pelanggan lebih dari satu paket, Rio mengatakan harga tersebut berlaku kelipatan. “Kalau pernikahan kan kebanyakan inisial nama pengantinnya atau kalau ulang tahun biasanya angka.

Sementara, acara perusahaan biasanya nama perusahaannya dan hurufnya panjang. Kalau itu harganya ya tinggal dikalikan saja dengan harga pokok,” jelas Rio.

Dalam satu minggu, pria kelahiran tahun 1982 ini minimal menerima pesanan lima paket ice carving. Pesanan tersebut hanya datang dari acara pesta pernikahan saja, belum menghitung pesanan dari acara yang lain.

Rio mengaku, sebagian besar pelanggannya tetap berasal dari acara pernikahan. Pelanggan Embrio Ice Carving berasal dari kota di sekitar Jawa Tengah, seperti Semarang, Kudus, Demak, Solo, Ambarawa, Rembang dan Pati. “Lima paket itu kalau pas sedang sepi-sepinya. Kalau waktu ramai hajatan nikah itu seminggu, terutama di hari Sabtu dan Minggu, saya bisa terima sampai 10 paket,” ujarnya.

Bahkan, dia juga terpaksa menolak order karena tenaganya terbatas. Alasannya, dia tak ingin mengecewakan pelanggan hanya gara-gara mengejar setoran. Lagi pula, keterbatasan tenaga juga menjadi pertimbangan lain untuk menolak pesanan.

Harus digarap tepat waktu

Untuk membuat satu paket ice carving, Embrio membutuhkan sekitar enam balok es batu. Rio mendapatkan balok es langsung dari pabrik.

Bahkan ia dan karyawannya sering menggarap ice carving di pabrik es tersebut agar es tidak cepat mencair. “Jika es baloknya saya bawa ke rumah atau pindah ke tempat lain, misalnya, es bisa cepat habis di jalan,” ucapnya. Musuh terbesar balok es adalah angin dan panas. 

Kondisi es yang cepat meleleh itulah tantangan bagi perajin ice carving seperti Rio. Oleh karena itu, ia menyatakan, manajemen waktu pembuatan dan pengantaran ice carving harus pas dan tepat waktu. Terlalu cepat atau terlambat bakal berpengaruh pada ketahanan ice carving tersebut.

Alhasil, dia menyatakan, kuncinya adalah ketepatan waktu dalam proses pengerjaan sampai tahap pengiriman. Proses pengerjaan  juga sebaiknya tidak boleh terlalu jauh dari waktu pengantaran. “Misalnya, acara pernikahan jam 10.00 pagi, biasanya saya antar dua atau satu jam sebelum dimulai. Nah, bikin ice carving kira-kira subuh, pukul 04.00,” jelasnya.

Rio mengatakan bahwa ice carving buatannya biasanya bisa bertahan 6-7 jam di ruangan tertutup. Untuk mempertahankan suhu, Rio biasanya menggunakan terpal dan seng untuk menyelimuti es selama proses pengiriman.

Menurutnya, jenis es di Indonesia juga ikut berpengaruh pada ketahanan es tersebut terhadap suhu luar ruangan. “Di Indonesia belum ada jenis es yang bening seperti kaca. Jenis ini lebih tahan lama di luar ruangan. Kita belum punya teknologi. Jadi sampai sekarang jenis esnya masih yang di dalamnya berisi, bukan yang bening,” paparnya.

Pemain lainnya adalah Ice Carving Lisoi yang didirikan oleh Arthur Simanjuntak. Ia mengaku mulai  menggeluti bidang es ukir ini sejak 2016 lalu. Untuk dapat menjadi pemahat es ukir tentu dibutuhkan keahlian. Biasanya, para pemahat es ukir belajar saat sekolah pariwisata atau bahkan belajar dengan pendahulu yang ahli di bidangnya.

Arthur belajar sendiri untuk bisa mengukir es batu dengan berbagai bentuk seperti sekarang ini. Ia melihat peluang menjadi pemahat es lantaran potensinya besar. Apalagi, di Jakarta pemain di bidang ini masih terbilang sedikit. 

Arthur kerap mendapat pesanan untuk acara buffet  di hotel bintang lima. Biasanya, satu order dikerjakan seorang  pemahat. Jika ada pesanan untuk membuat patung dan icon lain yang tingkat kesulitannya lebih tinggi, serta ukurannya besar, dia akan mempekerjakan  minimal dua orang.

Tarif ditentukan berdasarkan jumlah es balok yang digunakan. Satu es balok dibanderol Rp 425.000 hingga Rp 500.000. Tarif ini sudah termasuk bahan baku dan jasa pemahat, namun transportasi dan set up ditanggung konsumen.

Untuk menyelesaikan satu order, waktu yang diperlukan berbeda-beda. Pesanan membuat inisial misalnya, perlu waktu 40-90 menit.

Di era digital saat ini, Lisoi belum merasakan dampak media sosial. Justru Lisoi dikenal berkat promosi dari mulut ke mulut. “Dalam satu bulan hanya ada dua sampai tiga pesanan dan dalam satu tahun sekitar 24 pesanan patung es batu”, ungkapnya.

Sama seperti dua pemain lainnya, Arthur pun merasakan permintaan yang datang ke perusahaan terus meningkat. “Namun peningkatannya juga tidak banyak”, tambahnya.

Melihat bisnis bidang ini masih sedikit di Indonesia, cara yang dia lakukan untuk memperkenalkan kepada masyarakat melalui media sosial juga mengandalkan testimoni konsumen di media sosial. “Sebab saat ada acara belum pernah ada media yang meliput patung es ukir ini,” terangnya.

Saat ini, Ice Carving Lisoi Jakarta kerap mengisi event besar yang rutin setiap tahunnya seperti Natal dan tahun baru. Juli mendatang Ice Carving Lisoi akan mengisi acara pada Hotelex Indonesia 2018 dan Fine Food Indonesia.

Kendala yang dirasakan saat ini adalah soal pemasaran. Arthur pun berharap dengan mengikuti berbagai pameran, es ukir kian dikenal masyarakat luas.        

Memahat es dalam hitungan jam saja

Seni memahat balok es lebih dulu dikenal di luar negeri. Bahkan, ada event khusus yang memajang hasil kreasi para ahli pemahat es ini.

Ronny, pemilik Es Carving menjelaskan,  seni pahat es ini masuk dan dikenal oleh masyarakat sekitar tahun 2000-an. Karena masih dianggap barang langka, belum banyak masyarakat yang menggunakannya sebagai hiasan dan aksesori dalam perayaan berbagai acara.

Memahat Tumpukan Balok Es 1

Pada saat itu pula, peralatan yang digunakan untuk memahat es juga masih sederhana. Proses pengerjaannya pun membutuhkan waktu yang cukup lama.

Seiring perkembangan jaman, kini para ahli pemahat es sudah menggunakan peralatan modern dan otomatis. Alhasil, untuk membuat sepasang inisial saja hanya dibutuhkan waktu sekitar satu jam.

Asal tahu saja, tugas para pemahat es tidak hanya mengubah tumpukan balok es yang disambung menjadi satu bentuk yang indah. Namun, mereka juga menyiapkan lokasi peletakan sekaligus dekorasi.

Ragam bunga dan daun artifisial digunakan untuk mempercantik penampilannya. Untuk kebutuhan tertentu efek asap pun juga digunakan agar tampak berbeda serta  mengundang perhatian tamu.

Ronny mengingatkan untuk memperhatikan posisi peletakan pahatan es. Tempatnya pun harus dijauhkan dari kipas angin dan juga ruang terbuka. Ini untuk menjaga agar es dapat tahan lama.

Selain itu, pahatan es pun wajib diberikan alas dibawahnya untuk menjaga es tidak mudah mencair. Tempat pembuangan air pun juga menjadi bagian yang wajib dipikirkan, agar tidak merusak pemandangan.

Apabila acara mundur dari jadwal dan lokasi tidak cukup dingin, pahatan es dapat ditutup menggunakan kain lembut kemudian dilapisi terpal. “Saat acara akan dimulai baru dibuka, ini untuk menjaga pahatan tetap awet,” jelasnya.    



» Read more
Asal Muasal Musik Reggae

Asal Muasal Musik Reggae

Asal Muasal Musik Reggae – Reggae merupakan suatu genre musik yang awalnya dikembangkan di Jamaika pada akhir era 60-an. Meskipun sering digunakan secara luas untuk menyebut hampir segala jenis musik Jamaika, pengertian reggae lebih tepatnya merujuk pada gaya musik khusus yang muncul mengikuti perkembangan ska dan rocksteady.

Musik reggae berbasis pada gaya ritmis yang bercirikan aksen pada off-beat atau sinkopasi, yang biasa disebut sebagai skank. Umumnya musik reggae memiliki tempo yang lebih lambat daripada ska maupun rocksteady. Umumnya dalam musik reggae ada aksentuasi pada ketukan kedua dan keempat pada setiap bar, dengan gitar rhythm juga memberi penekanan pada ketukan ketiga; atau menahan kord pada ketukan kedua sampai ketukan keempat dimainkan. Utamanya pada ketukan ketiga tersebut, selain tempo dan permainan bassnya yang kompleks yang membedakan reggae dari rocksteady, meskipun rocksteady memadukan pembaruan-pembaruan tersebut secara terpisah. joker388

Asal Muasal Musik Reggae

Pada tahun 1968 sering disebut sebagai tahun kelahiran musik reggae. Sesungguhnta tak ada kejadian khusus yang menjadi penanda awal muasalnya, kecuali peralihan selera musik masyarakat Jamaika dari Ska dan Rocsteady, yang sempat populer di kalangan muda pada paruh awal hingga pada akhir tahun 1960 an, pada irama musik baru yang bertempo lebih lambat : reggae. Boleh jadi hingar bingar dan tempo cepat Ska dan Rocksteady kurang mengena dengan kondisi sosial dan ekonomi di Jamaika yang sedang penuh tekanan.

Kata reggae berasal dari pengucapan dalam logat Afrika dari kata “ragged” (gerak kagok–seperti hentak badan pada orang yang menari dengan iringan musik ska atau reggae). Irama musik genre reggae sendiri dipengaruhi oleh elemen musik R&B yang lahir di New Orleans, Soul, Rock, ritmik Afro-Caribean (Calypso, Merengue, Rhumba) dan musik rakyat Jamaika yang disebut Mento, yang kaya dengan irama Afrika. Irama musik yang telah banyak dianggap menjadi pendahulu reggae adalah Ska dan Rocksteady, bentuk interpretasi musikal R&B yang berkembang di Jamaika yang sarat dengan pengaruh musik Afro-Amerika. Secara teknis dan musikal banyak eksplorasi yang dilakukan musisi Ska, diantaranya cara mengocok gitar secara terbalik (up-strokes) , memberi tekanan nada pada nada lemah (syncopated) dan ketukan drum multi-ritmik yang kompleks.

Teknik para musisi yang bernama Ska dan Rocsteady dalam memainkan alat musik, banyak ditiru oleh musisi reggae. Akan tetapi tempo musiknya jauh lebih lambat dengan dentum bas dan rhythm guitar lebih menonjol. Karakter vokal biasanya berat dengan pola lagu seperti pepujian (chant), yang dipengaruhi pula irama tetabuhan, cara menyanyi dan mistik dari Rastafari. Tempo musik yang lambat, pada saatnya mendukung penyampaian pesan melalui lirik lagu yang terkait dengan tradisi religi Rastafari dan permasalahan sosial politik humanistik dan universal.

Album yang berjudul “Catch A Fire” tahun 1972 yang diluncurkan Bob Marley and The Wailers dengan cepat melambungkan reggae hingga ke luar Jamaika. Ketenaran reggae di Amerika Serikat ditunjang pula oleh film The Harder They Come (1973) dan dimainkannya irama reggae oleh para pemusik kulit putih seperti Eric Clapton, Paul Simon, Lee ‘Scratch’ Perry dan UB40. Irama musik reggae pun kemudian mempengaruhi aliran-aliran musik pada dekade setelahnya, sebut saja varian reggae hip hop, reggae rock, blues, dan sebagainya.

Akar musikal reggae terkait erat dengan tanah yang melahirkannya: Jamaika. Saat ditemukan oleh Columbus pada abad ke-15, Jamaika adalah sebuah pulau yang dihuni oleh suku Indian Arawak. Nama Jamaika sendiri berasal dari kosa kata Arawak “xaymaca” yang berarti “pulau hutan dan air”. Kolonialisme Spanyol dan Inggris pada abad ke-16 memunahkan suku Arawak, yang kemudian digantikan oleh ribuan budak belian berkulit hitam dari daratan Afrika. Budak-budak tersebut dipekerjakan pada industri gula dan perkebunan yang bertebaran di sana. Sejarah kelam penindasan antar manusia pun dimulai dan berlangsung hingga lebih dari dua abad. Baru pada tahun 1838 praktek perbudakan dihapus, yang diikuti pula dengan melesunya perdagangan gula dunia.

» Read more
Sejarah Musik Timur Tengah dan Alat Musiknya

Sejarah Musik Timur Tengah dan Alat Musiknya

Sejarah Musik Timur Tengah dan Alat Musiknya – Musik Timur Tengah atau musik Padang Pasir yaitu jenis musik yang berkembang di kawasan Timur Tengah yaitu di Negara Arab dan sekitarnya, Kuwait, Mesir, Irak dll. Musik Timur Tengah yang paling menonjol adalah Qasidah lagu bernafaskan islam yang alur nadanya / melodinya berakar / berorientasi pada lagu timur tengah) Syair lagu qasidah meceritakan keagungan Allah, kebesaran Rasulnya, serta ajakan untuk beramal dan berjihad di Jalan Allah serta anjuran untuk menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangannya.

Lirik musik Timur Tengah penuh dengan unsur religi, lagunya mendayu-dayu, cengkoknya terasa sekali. Begitulah kesan yang ada saat sepintas mendengar musik gambus yang identik dengan Timur Tengah. Tetapi apakah asal usul gambus benar-benar dari Timur Tengah atau Jazirah Arab? joker888

Sejarah Musik Timur Tengah dan Alat Musiknya

Tapi sebelum membahas lebih jauh tentang gambus, mari pahami dulu apa itu musik gambus. Secara mudah, gambus terdiri dua unsur, alat musik yang dipakai dan cengkok yang bernuansa Arab. Alat musik gambus berupa gitar yang punya bentuk seperti buah pir yang dibelah.

Memang, fenomena grup gambus Sabyan seperti membuka mata para penikmat lagu religi. Banyak yang tertarik untuk tahu lebih seluk beluk musik gambus. Jenis musik asal Timur Tengah ini sudah mulai marak diperdengarkan di tanah air sejak era 1900-an.

Sebelum Sabyan, di tanah air musik gambus sebenarnya sudah dikenal luas. Walaupun tarafnya relatif kecil, seperti orkes, qasidah, nasidaria, juga lainnya. Hadirnya Sabyan di ranah musik tanah air bisa jadi akan membuat musik gambus lebih diterima lagi di masa yang datang.

Ciri musik Timur Tengah:

a.  Alat musiknya menggunakan rebana dan gitar gambus

b.  Iramanya dinamis

c.  Syair lagunya merupakan pujian terhadap keagungan Allah, kebesaran Rasul, dan ajakan beramal serta berjihad di jalan Allah

d.  Menggunakan tangga nada tradisional Timur Tengah dalam skala nada diatonic dan mikrotonik.

Macam macam musik Timur tengah terbagi menjadi 3 macam yaitu : nyanyian religi, musik rakyat, dan nyanyian popular.

a.  Nyanyian Religi

Nyanyian nyanyian nya berisikan ayat suci Al-Qur’an

Perhatian utama nya adalah teks lagu

Pengiring yang biasa di gunakan adalah “rebana” dll

Kasidah merupakan suatu bentuk puisiyang terkenal dalam kesastraan arab klasik

Lagu-lagu kasidah rebana berdasarkan pada tangga nada tradisional timur tengah yang memilik skala diatonic dan juga mikrotonik seperti terdapa dalam alunan tangga nada al-bayat,al-rast,alsike,al-ajarn,al-rakriez,al-hijaz,dan al-saba

b.  Musik Rakyat

Musik negara Jazirah Arab yang kaya dengan permainan drum, menunjukkan hubungan nya yang luas dengan pedagang dari Afrika.

c.  Nyanyian Populer

Merupakan perpaduaan dari kedua ragam musik sebelumnya. Penyanyi berusaha mempertahankan tradisi, bahasa, dan gaya.

Instrumen Musik Timur Tengah :

Rebana

Rebana adalah alat musik yang berupa gendang satu sisi dengan badan tidak rendah sesuai dengan kemampuan genggaman tangan. Rebana adalah alat musik tradisional yang berasal dari daerah timur tengah dan dipakai untuk acara kesenian. Alat musik semakin meluas perkembangannya hingga ke Indonesia. Pada musik gambus, kasidah dan hadroh adalah jenis kesenian yang sering menggunakan rebana. Di Desa Kaliwadas, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, ribuan rebana dihasilkan dan dijual ke pasar domestik dan internasional.

Gitar Gambus

Gitar gambus merupakan alat musik kecapi Arab yang kepalanya berbentuk S,badanya lebih dalam dan lehernya lebih sempit. Gambus adalah alat musik yang dimainkan dengan cara dipetik seperti mandolin yang berasal dari Timur Tengah. Paling sedikit alat musik gambus dipasangi 3 senar sampai paling banyak 12 senar. Alat musik Gambus biasa dimainkan sambil diiringi gendang. Sebuah orkes menggunakan alat musik utama berupa gambus dinamakan orkes gambus atau disebut gambus saja.

Contoh lagu Timur Tengah: Magadir, Ya Habibi, Salamualaika.

Keunikan Musik Timur Tengah adalah Musiknya bersifat Religius untuk kebesaran Tuhan serta berisi nasehat dalam ajaran Islam.

» Read more
Sejarah Musik Melayu

Sejarah Musik Melayu

Sejarah Musik Melayu – Musik Melayu merupakan musik tradisional khas di Wilayah Pantai Timur Sumatera dan Semenanjung Malaysia, di mana didominasi permainan rebana, petikan gambus, pukulan gong, dan alunan serunai. Gaya tersebut dapat dijumpai di Riau, Palembang, Deli, Aceh, Singapura, hingga Malaysia.

Musik Melayu berasal dari Qasidah yang berasal sebagai kedatangan dan penyebaran Agama Islam di Nusantara pada tahun 635 – 1600 dari Arab, Gujarat dan Persia, sifatnya pembacaan syair dan kemudian dinyanyikan. Oleh karena itu, syair yang dipakai adalah semula dari Gurindam yang dinyanyikan, dan secara berangsur kemudian dipakai juga untuk mengiringi tarian. joker123

Sejarah Musik Melayu

Sejak dibuka Terusan Suez terjadi arus migrasi orang Arab dan Mesir masuk Hindia Belanda pada tahun 1870 hingga setelah tahun 1888, mereka membawa alat musik Gambus dan bermain Musik Arab. Pengaruh tersebut juga bercampur dengan musik tradisional dengan syair Gurindam dan alat musik tradisional lokal seperti

gong, serunai, dan sebagainya.

Sekitar pada tahun 1940 an lahir Musik Melayu Deli, tentu saja gaya permainan musik ini sudah jauh berbeda dengan asalnya sebagai Qasidah, karena perkembangan masa ini tidak hanya menyanyikan syair Gurindam, tetapi musik melayu sudah jauh berkembang sebagai musik hiburan nyanyian dan pengiring tarian khas Orang Melayu pesisir timur Sumatera dan Semenanjung Malaysia.

Dengan meningkatnya perkembangan teknologi elektronik sekitar setelah tahun 1950, maka mulai diperkenalkan pengeras suara, gitar elektri, bahkan perkembangan keyboard. Dan tak kalah penting adalah perkembangan industri rekaman sejak tahun 1950.

Ciri Khas Musik :

Lagu Melayu selalu dinyanyikan dengan mendayu-dayu. Musik melayu membuat para pendengar merasa terhibur dan menikmati setiap lagu yang dinyanyikan. Beberapa ciri lagu Melayu adalah:

Terdapat rentak irama yang meliuk (cengkok) dalam alunan musiknya. Akan tetapi terkadang ada yang hanya nyaris datar.

Syair syair dari lagu melayu baik yang bertemakan percintaan, persahabatan, maupun yang berhubungan dengan nilai-nilai sosial memiliki kalimat sanjak yang memiliki nilai kesusastraan.

Syai syair lagu melayu tidak cengeng dan membawa pesan moral yang baik.

Contoh-Contoh Instrumen Musik :

Musik merupakan salah satu hiburan bagi manusia. Musik membuat perasaan menjadi tenang dan damai. Dari zaman dulu musik sudah menjadi bagian dari kehidupan manusia. Tidak terkecuali di tanah Melayu Riau. Tanah Melayu merupakan salah satu daerah yang memiliki musik yang unik. Alat musik melayu digolongkan menjadi beberapa jenis yaitu:

Aerofons adalah alat musik tiup.

Cordofons adalah instrumen musik yang mempunyai senar yang dimainkan dengan cara dipetik.

Idiofons merupakan instrumen musik perkusi yang dimainkan dengan cara dipukul.

Membranofons, alat musik yang terbuat dari kulit atau membran yang membentang di atas instrumen untuk menghasilkan suara yang bila dipukul.

Pada budaya Melayu, alat musik digunakan untuk mengiringi tarian atau lagu-lagu tradisional Melayu. Berikut beberapa alat musik tradisional MelayuRiau:

1. Rebana Ubi

Alat musik ini sangat terkenal sejak zaman kerajaan Melayu Kuno. Rebana ubi sering digunakan saat upacara pernikahan.Selain itu Rebana ubi juga digunakan sebagai alat komunikasi sederhana pada zaman itu karena bunyinya yang cukup keras. Jumlah pukulan pada rebana ubi memiliki makna tersendiri yang telah dipahami oleh masyarakt saat itu.

2. Kompang

Kompang adalah salah satu alat musik Melayu yang paling populer saat ini, kompang biasa digunakan dalam berbagai acara-acara sosial seperti pawai hari kemerdekaan. Selain itu alat musik kompang juga digunakan untuk mengiringi lagu gambus. Kompang mempunyai kemiripan dengan rebana akan tetapi tanpa cakram logam gemerincing di sekelilingnya.

3. Sape

Sape adalah alat musik seruling tradisional masyarakat Melayu. Alat musik sape dibuat dengan bambu panjang yang dilubangi sehingga menghasilkan nada yang indah. Alat musik sape juga dapat dimainkan dengan cara ditiup. Sape dipakai untuk melengkapi musik tarian tradisional Melayu. Sape juga digunakan sebagai pelengkap musik pengiring dari lagu tradisional Melayu. Sampai sekarang alat musik sape masih sering digunakan. Salah satu kegunaan musik sape adalah untuk mengirinya musik dangdut (perkembangan dari musik Melayu).

Tokoh-Tokoh Musik Melayu :

1.     Husein Bawafie

2.     Muhammad Mashabi

3.     Amir Hamzah

4.     Said Effendi

» Read more
Sejarah Musik Blues

Sejarah Musik Blues

Sejarah Musik Blues – Musik Blues lahir dari etnis Afrika Amerika di Semenanjung Delta Mississipi di akhir abad 19, sekitar tahun 1890 ( ada juga yang menyebutnya sekitar tahun 1895 ). Musik Blues lahir dari penderitaan kehidupan para budak Afrika – Amerika, pekerja buruh tani di Amerika. Pada saat istirahat sore hari mereka melantunkan lagu-lagu sedih ( blues ) atas kondisi mereka, dengan lirik-lirik lagu yang menggambarkan  penderitaan sebagai budak yang tertindas. Pada awalnya blues dinyanyikan tanpa menggunakan alat musik, kemudian menggunakan alat petik gitar sebagai iringan lagu.Musisi dan pencipta blues, rata-rata dari kalangan kaum kulit hitam Amerika.

Salah satunya adalah yang bernama WC.Handy yang dikenal sebagai Bapak blues ( 1873-1958 ). Handy seorang musisi blues yang berpendidikan musik secara formal, dia seorang komposer juga seorang arranger ( peñata musik ). Dia merekam dan memainkan musik blues hampir seperti memainkan musik dalam symphoni, dengan band dan penyanyi. Komposisi musiknya menggabungkanunsur blues, ragtime dan jazz. Pernah berkolaborasi dengan kelompok musisi dari Kuba “ habanera “ yang beraliran ragtime.  Lagu yang berjudul “Aunt Hagar’s Children” dipublikasikan tahun 1914 dan “Saint Louis Blues” dipublikasikan 1921. daftar joker123

Sejarah Musik Blues

Blues berkembang dari pertunjukan informal menuju ke gedung pertunjukan formal ( teater ) dan nightclub, seperti Cotton club, jug joint dan bar-bar sepanjang Beale Street ( jalan Beale ), Memphis. Perusahaan perusahaan rekaman  mulai merekam musik blues saat itu, sepertiAmerican Records Corporation, Paramount Recods dan Oke Recods. Semakin tumbuhnya pabrik rekaman, blues semakin dikenal dan melahirkan banyak artis blues seperti Bo Carter, Blind Lemon Jefferson, Lonnie Johnson, Tampa Red dan Blind Blake.Lembar musik blues ( partitur ) yang di publikasikan pertama kali ialah karya Hart Wand yang berjudul “Dallas Blues” di tahun 1912, WC Handy “The Memphis Blues“ pada tahun yang sama. Rekaman pertama kalinya dilakukan oleh penyanyi Afrika Amerika, dengan lagu “Mamie Smith“ tahun 1920 merupakan rendition ( daur ulang )  dari karya Perry Bradford “Crazy Blues“.

Dokumentasi sejarah musik blues sangat minim, dikarenakan terjadinya rasialis dan diskriminasi di masarakat Amerika waktu itu, termasuk dilingkaran para akademisi, serta tingkat melek hurup kaum kulit hitam yang sangat rendah masa itu. Penulisan dokumentasi dari musik blues baru dimulai di Southern Texas dan Deep South sekitar awal abad 20 an.

Charles Peabody menyebutkan, penampilan musik blues di Clarksdale, Mississipi di southern Texas sekitar tahun 1901-1902, hal itu diperkuat oleh laporan dari Gate Thomas ( ke duanya menyatakan mendengar lagu yang sama ditampilkan pada event tersebut ). Observasi sejarah blues juga didapatkan dan mempertimbangkan dari informasi pihak pihak lainnya, seperti yang dikatakan oleh  Jelly Roll Morton yang menyatakan bahwa dia mendengar lagu blues pertama kalinya dimainkan di New Orleans tahun 1902, Ma Raineymendengar blues pertama kalinya di Missouri, WC Handy mendengar diTutwiler, Mississipi di tahun 1903.

Riset dilakukan lebih mendalam oleh Howard W. Odum ( sosiologis ), dia mempublikasikan antololgi lagu – lagu rakyat di kabupaten Lafayette, Mississipi dan Newton, Georgia antara tahun 1905 dan 1908. Rekaman non komersial musik blues dilakukan oleh Paul Oliver, “ proto blues “, dibuat oleh Howard W.Odum dia awal abad 20 an, untuk tujuan penelitian. Rekaman tersebut sekarang telah hilang. Rekaman yang sampai saat ini masih ada, yang dibuat di tahun 1924 oleh Lawrence Gellert ( kolektor musik, dan mendokumentasikan gaya blues tradisi protes kaum kulit hitam Amerika utara ). Rekaman-rekaman berikutnya dibuat oleh Robert W. Gordon, yang kemudian menjadi kepala arsip lagu-lagu rakyat Amerika di perpustakaan kongres, pengganti Gordon adalah John Lomax.

Bersama anaknya, Alan, tahun 1930 an Gordon membuat rekaman non komersial lagu-lagu blues, dengan berbagai variasi gaya permainan blues, seperti styleField Holler ( gaya mengexspresikan penderitaan perbudakan seperti dalam ritual spiritual, layaknya orang berteriak ) dan Ring Shouts ( ritual spiritual ini  biasa dilakukan dengan melingkar ). Gaya blues sebenarnya berhubungan dekat dengan musik religius yang biasa dilakukan komunitas musik spiritual Afro Amerika.

Catatan tentang musik blues era 1920 an juga disumbangkan oleh Lead Belly danHenry Thomas, keduanya membawakan gaya blues kuno. Style blues Field Holler maupun Ring Shouts lebih sering ditampilkan secara individu dalam pertunjukan musik blues. Style blues seperti tersebut biasanya dibawakan tanpa iringan dan tidak terpatron pada struktur musik tertentu. Biasanya juga tanpa harmoni, karena cenderung berteriak mengungkapkan isi hati dan penderitaan mereka, kaum budak. Gaya blues vokal tanpa pendamping instrument ini pada akhirnya berkembang menjadi blues yang diiringi peralatan musik. Mulai hanya sekedar tepukan, hentakan kaki, pukulan pada papan meja-kursi sampai menggunakan alat musik seperti saat ini. Tapi unsur khas  blues tetap konsisten, menyuarakan penderitaan, suara hati, keluhan , ketidak berdayaan, protes atas ketertindasan, ketidak adilan aparat – negara, dengan suara yang melengking dan meratap.

Tahun 1900 an,  gaya pertunjukan blues yang biasa bermain secara group sudah mulai menuju ke penampilan  individu. Walaupun saat ini pemain blues individu juga mempunyai band pengiring, tapi fokus pertunjukan sebenarnya ada pada pemain individu tersebut, biasanya memainkan alat musik gitar atau sebagai penyanyi. Gitar sangat dominan dalam permainan musik blues, disamping harmonika.

» Read more
Sejarah Music Country

Sejarah Music Country

Sejarah Music Country – Semua orang tahu bahwa musik country adalah salah satu genre musik yang paling dikenal di seluruh dunia terutama di Amerika Serikat. Musik country adalah campuran dari unsur-unsur musik amerika serikat bagian selatan, lebih tepatnya di daerah pegunungan appalacia. Musik country lahir dari lagu rakyat Amerika utara dengan menggunakan campuran aransemen musik Kelt dan musik Gospel.

Penyebaran musik ini dimulai pada abad ke 19, diawali oleh kelompok-kelompok imigran Amerika serikat yang berasal dari berbagai daerah di eropa seperti Irlandia, Britania, Jerman, Spanyol, dan Italia. Kelompok imigran sebagian besar tinggal di wilayah Texas, disana mereka menyatu dengan orang-orang mexico-amerika dan para penduduk asli Amerika serikat. http://162.214.145.83/

Sejarah Music Country

Di saat itu, Texas dikenal sebagai wilayah yang terkenal dengan padang rumputnya yang subur, sehingga banyak sekali penggembala ternak yang berdatangan ke Texas, hal itu pulalah yang kemudian membuat Texas terkenal sebagao wolayah Cowboy (cowboy adalah sebutan untuk para penggembala sapi yang memang banyak bermukim di wilayah Texas), maka jadilah musik ala cowboy banyak terdengar di wilayah ini.

rekaman Music Country pertama tercatat adalah oleh John Carson dengan permainan biola ala countrynya pada albumnya yang berhudul “Little Log Cabin in The Land” yang diproduksi oleh Okeh Records pada tahun 1923. Selanjutnya mulai banyak rekaman musik-musik country lainya seperti relaman musik Country oleh Columbia dengan albumnya yang berjudul “Old Familiar Tunes” pada tahun 1924.

Setelah zaman kejayaan dua album maka kemudian produksi rekaman musik Country berkembang dengan pesat, tercatat mulai tahun 1927, selama 17 tahun, Cartens sudah merekam lebih dari 300 lagu balada country lama dan juga lagu country tradisional, dan pada tahun 1930-an sampai tahun 1940-an, lagu-lagu ala cowboy mulai menghiasi dunia Hollywood.

Musik Country dan Perkembanganya

Sejarah musik country selalu di identikan dengan koboi musik ini lahir saat imigran-imigran datang ke Amerika Utara dan mentap di selatan pegunungan Appalachia. Para imigran tersebut membawa alat musik yang telah dikenal sejak lama oleh mereka. Misalnya seperti orang Irlandia membawa Fiddle (biola), orang Jerman membawa Dulcimer atau alat musik petik, orang Italia membawa Mandolin, orang Spanyol membawa gitar dan orang Afrika membawa banjo. Dari situ lah sejarah musik country dimulai oleh interaksi para musisi dari berbagai kebangsaan yang menghasilkan musik khas dari Amerika Utara. Dan diabad ke 19 kelompok musik ini akhirnya berpindah ke texas, mereka pun melanjutkan bermain musik disana.

Rekaman yang dianggap sebagai rekaman pertama di sejarah musik country adalah lagu “Sallie Gooden” dari pemain yang bernama Fiddle A.C. Eck Robertson yang dirilis pada tahun 1922 oleh Victory Records. Dari hal itu lah muncul para musisi blues yang menjadi awal dari perkembangan musik blues sperti Riley Puckett, Don Richardson, Fiddlin’ John Carson, Al Hopkins, Charlie Poole and the North Carolina Ramblers dan The Skillet Lickers.

Sejarah Musik Country tahun 1927

Pada tahun 1927 perkembangan sejarah musik country pun berkembang menjadi musik country modern dan ini berasal dari pengaruh Jimmie Rodgers dan Carter Family. Rodger mencampurkan unsur unsur hillbilly country, gospel, jazz, blues, pop, cowboy dan juga folk. Sebagian banyak lagu dari rodgers terjual lebih dari satu juta keping, termasuk lagu “Blue Yodel” dan ini menjadikan rodgers sebagai penyanyi utama di era awal musik country. Tidak ketinggalan juga dengan grup Carter Family yang selama 17 tahun berturut-turt sejak tahun 1927 merekam 300 lagu balada Old-time, lagu tradisional, lagu country, dan hyme gospel yang merupakan peninggalan budaya amerika serikat bagian tenggara dan menjadi sejarah musik country disana.

Sejarah Musik Country tahun 1930-1940-an

Pada tahun 1930-1940-an sejarah musik country berlanjut, lagu-lagu country sering direkam dan kemudian menjadi populer berkat di putar di beberapa film hollywood. Bob Wills ialah salah satu musisi country yang bermain di film hollywood. Bob Wills memainkan musik country yang sedikit dipadukan dengan musik jazz, dan dikenal dengan western swing. Spade Cooley dan Tex Williams juga memiliki band country populer yang bermain di dalam hollywood.

Sejarah Musik Country di Indonesia

Lalu bagaimana dengan sejarah musik country di indonesia? Di indonesia musik country muncul pada dekade 80-an. Musik country mempengaruhi musisi-musisi indonesia seperti Ebiet G Ade dan Iwan Fals dalam aransemen musik mereka. Walaupun di indonesia musik country kalah populer bila dibandingkan dengan musik pop ataupun rock, tapi ada salah satu musisi country yang populer karena sering membawakan musik country kontemporer, yaitu Tantowi Yahya. Tantowi sendiri mendirikan Country Music Club Of Indonesia pada januari 2003. Dan tantowi yahya pun menjadi pembawa acara televisi “Goin’ Country” yang ditayangkan oleh stasiun televisi ternama di indonesia.

Dan itulah tadi cerita tentang sejarah musik country, musik yang mungkin oleh anak muda bilang musik para kaum tua. Tapi jika dilihat dari sejarah musik country, musik ini sangat populer. Bahkan para musisi muda pun mungkin banyak yang memilih menjadi musisi country.

» Read more
Sejarah dan Alat Musik Oriental

Sejarah dan Alat Musik Oriental

Sejarah dan Alat Musik Oriental – Musik Oriental adalah musik yang lahir dan berkembang di kawasan Asia Timur seperti di Negara Jepang, Korea, Cina. Musik Oriental terkait dengan Belly Dancer. Dasarnya musik oriental berarti Musik dari Timur Tengah.Musik Oriental terkait dengan Belly Dancer. Hal ini jarang bahwa jenis musik tertentu memunculkan gambar yang sama dalam pikiran semua pendengar. Untuk telinga Barat, instrumentasi asing dan rasa melodi eksotis dari apa yang umumnya digambarkan sebagai Music Oriental memiliki satu asosiasi langsung The Dancer Belly.

Tujuan utama dari ini adalah bentuk musik kuno selalu memberikan mood dan ritme untuk menari – tapi jenis khas yang unik dan selalu menarik menari. Penari penari perut telah mendapat kasih karunia antusias dan pujian di seluruh dunia Barat dan mungkin memiliki dampak pada kedua masyarakat kita berlaku dengan yang ada pada sistem numerik Oriental.

 Musik China ada pada awal peradaban Cina dengan dokumen dan artefak memberikan bukti budaya  musik yang berkembang dengan baik sejak Dinasti Zhou (1122 SM – 256 SM). Pendiri legendaris musik dalam mitologi Cina adalah Ling Lun, yang membuat pipa bambu disetel ke suara  burung. Imperial Musik Biro, pertama kali didirikan pada Dinasti Qin (221-07 SM), sangat diperluas di bawah Kaisar Han Wu Di (140-87 SM). Dinasti selanjutnya, perkembangan musik Cina sangat dipengaruhi oleh musik asing, terutama Asia Tengah. Orang Eropa pertama yang mencapai Cina dengan alat musik adalah imam Jesuit Matteo Ricci yang mempresentasikan harpsichord ke pengadilan Lee kekaisaran tahun 1601. Tahun 1910-an dan 1920-an menimbulkan banyak bunga abadi dalam musik Barat. Macam macam musik China memiliki kombinasi pop dan musik klasik. Seperti di negara-negara modern, Cina memiliki berbagai jenis musik baru, sementara musik tua juga tetap hidup. Setelah Demonstrasi Tiananmen 1989, tempo cepat baru Northwest Angin (xibeifeng) gaya diluncurkan oleh rakyat untuk melawan pemerintah. Musik akan kemajuan menjadi batu Cina, yang tetap populer di tahun 1990. daftar joker123

Contoh Lagu Oriental :

lagu oriental identik dengan lagu jepang :

  • Fukai mori
  • hikari-e
  • fly away
  • faith
  • memories
  • Matsuri
  • silk road reimei
  • koi
  • sozo
  • Orochi

Alat Musik Oriental :

  • Ethru: Rebab barasal dari China, badannya menggunakan kulit ular sebagai membran, menggunakan 2 senar, yang digesek dengan penggesek terbuat dari ekor kuda.
  • Gaohu: Alat musik sejenis dengan Erhu, hanya dengan nada lebih tinggi.
  • Gehu – Alat musik yang digesek untuk nada rendah, seperti Cello.
  • Banhu – Rebab yang berasal dari China, dengan badan terbuat dari batok kelapa dengan papan kayu sebagai membrannya.
  • Liuqin – Alat musik yang dipetik kecil bentuknya seperti buah pir dengan 4 senar.
  • Yangqin – Alat musik Yanggin memiliki banyak senar, cara memainkannya dengan memukul dengan stik bambu sebagai pemukulnya.
  • Pipa – Alat musik pipa petik berbentuk buah pir dengan 4 atau 5 senar.
  • Ruan-  Merupakan alat musik petik berbentuk bulat dengan 4 senar.
  • Sanxian – Alat musik yang dipetik dengan badan terbuat dari kulit ular dan dengan leher panjang, memiliki 3 senar.
  • Guzheng – Kecapi yang memiliki 16 sampai 26 senar.
  • Konghou – Harpa China.
  • Dizi – Suling yang menggunakan membran getar.
  • Suona – Terompet China
  • Sheng – Alat musik yang menggunakan bilah logam dengan tabung-tabung bambu sebagai penghasil suara.
  • Xiao – Suling.
  • Paixiao – Pipa pen.
  • Paigu – Sebuah gendang yang terdiri dari satu set 4 atau lebih.
  • Dagu – Tambur besar.
  • Chazi – Simbal, cengceng.
  • Luo – Gong.
  • Muyu – Kecrek terbuat dari kayu.

Ciri – Ciri musik oriental :

  • Keunikannya terletak pada instrumennya (alat musik string petik/gesek)
  • Bertangga nada pentatonis (do re mi fa sol la)
  • Suara yang dimainka menghasilkan suasana yang ekspresi.
» Read more
1 2