Sejarah Musik Blues

Sejarah Musik Blues

Sejarah Musik Blues – Musik Blues lahir dari etnis Afrika Amerika di Semenanjung Delta Mississipi di akhir abad 19, sekitar tahun 1890 ( ada juga yang menyebutnya sekitar tahun 1895 ). Musik Blues lahir dari penderitaan kehidupan para budak Afrika – Amerika, pekerja buruh tani di Amerika. Pada saat istirahat sore hari mereka melantunkan lagu-lagu sedih ( blues ) atas kondisi mereka, dengan lirik-lirik lagu yang menggambarkan  penderitaan sebagai budak yang tertindas. Pada awalnya blues dinyanyikan tanpa menggunakan alat musik, kemudian menggunakan alat petik gitar sebagai iringan lagu.Musisi dan pencipta blues, rata-rata dari kalangan kaum kulit hitam Amerika.

Salah satunya adalah yang bernama WC.Handy yang dikenal sebagai Bapak blues ( 1873-1958 ). Handy seorang musisi blues yang berpendidikan musik secara formal, dia seorang komposer juga seorang arranger ( peñata musik ). Dia merekam dan memainkan musik blues hampir seperti memainkan musik dalam symphoni, dengan band dan penyanyi. Komposisi musiknya menggabungkanunsur blues, ragtime dan jazz. Pernah berkolaborasi dengan kelompok musisi dari Kuba “ habanera “ yang beraliran ragtime.  Lagu yang berjudul “Aunt Hagar’s Children” dipublikasikan tahun 1914 dan “Saint Louis Blues” dipublikasikan 1921. daftar joker123

Sejarah Musik Blues

Blues berkembang dari pertunjukan informal menuju ke gedung pertunjukan formal ( teater ) dan nightclub, seperti Cotton club, jug joint dan bar-bar sepanjang Beale Street ( jalan Beale ), Memphis. Perusahaan perusahaan rekaman  mulai merekam musik blues saat itu, sepertiAmerican Records Corporation, Paramount Recods dan Oke Recods. Semakin tumbuhnya pabrik rekaman, blues semakin dikenal dan melahirkan banyak artis blues seperti Bo Carter, Blind Lemon Jefferson, Lonnie Johnson, Tampa Red dan Blind Blake.Lembar musik blues ( partitur ) yang di publikasikan pertama kali ialah karya Hart Wand yang berjudul “Dallas Blues” di tahun 1912, WC Handy “The Memphis Blues“ pada tahun yang sama. Rekaman pertama kalinya dilakukan oleh penyanyi Afrika Amerika, dengan lagu “Mamie Smith“ tahun 1920 merupakan rendition ( daur ulang )  dari karya Perry Bradford “Crazy Blues“.

Dokumentasi sejarah musik blues sangat minim, dikarenakan terjadinya rasialis dan diskriminasi di masarakat Amerika waktu itu, termasuk dilingkaran para akademisi, serta tingkat melek hurup kaum kulit hitam yang sangat rendah masa itu. Penulisan dokumentasi dari musik blues baru dimulai di Southern Texas dan Deep South sekitar awal abad 20 an.

Charles Peabody menyebutkan, penampilan musik blues di Clarksdale, Mississipi di southern Texas sekitar tahun 1901-1902, hal itu diperkuat oleh laporan dari Gate Thomas ( ke duanya menyatakan mendengar lagu yang sama ditampilkan pada event tersebut ). Observasi sejarah blues juga didapatkan dan mempertimbangkan dari informasi pihak pihak lainnya, seperti yang dikatakan oleh  Jelly Roll Morton yang menyatakan bahwa dia mendengar lagu blues pertama kalinya dimainkan di New Orleans tahun 1902, Ma Raineymendengar blues pertama kalinya di Missouri, WC Handy mendengar diTutwiler, Mississipi di tahun 1903.

Riset dilakukan lebih mendalam oleh Howard W. Odum ( sosiologis ), dia mempublikasikan antololgi lagu – lagu rakyat di kabupaten Lafayette, Mississipi dan Newton, Georgia antara tahun 1905 dan 1908. Rekaman non komersial musik blues dilakukan oleh Paul Oliver, “ proto blues “, dibuat oleh Howard W.Odum dia awal abad 20 an, untuk tujuan penelitian. Rekaman tersebut sekarang telah hilang. Rekaman yang sampai saat ini masih ada, yang dibuat di tahun 1924 oleh Lawrence Gellert ( kolektor musik, dan mendokumentasikan gaya blues tradisi protes kaum kulit hitam Amerika utara ). Rekaman-rekaman berikutnya dibuat oleh Robert W. Gordon, yang kemudian menjadi kepala arsip lagu-lagu rakyat Amerika di perpustakaan kongres, pengganti Gordon adalah John Lomax.

Bersama anaknya, Alan, tahun 1930 an Gordon membuat rekaman non komersial lagu-lagu blues, dengan berbagai variasi gaya permainan blues, seperti styleField Holler ( gaya mengexspresikan penderitaan perbudakan seperti dalam ritual spiritual, layaknya orang berteriak ) dan Ring Shouts ( ritual spiritual ini  biasa dilakukan dengan melingkar ). Gaya blues sebenarnya berhubungan dekat dengan musik religius yang biasa dilakukan komunitas musik spiritual Afro Amerika.

Catatan tentang musik blues era 1920 an juga disumbangkan oleh Lead Belly danHenry Thomas, keduanya membawakan gaya blues kuno. Style blues Field Holler maupun Ring Shouts lebih sering ditampilkan secara individu dalam pertunjukan musik blues. Style blues seperti tersebut biasanya dibawakan tanpa iringan dan tidak terpatron pada struktur musik tertentu. Biasanya juga tanpa harmoni, karena cenderung berteriak mengungkapkan isi hati dan penderitaan mereka, kaum budak. Gaya blues vokal tanpa pendamping instrument ini pada akhirnya berkembang menjadi blues yang diiringi peralatan musik. Mulai hanya sekedar tepukan, hentakan kaki, pukulan pada papan meja-kursi sampai menggunakan alat musik seperti saat ini. Tapi unsur khas  blues tetap konsisten, menyuarakan penderitaan, suara hati, keluhan , ketidak berdayaan, protes atas ketertindasan, ketidak adilan aparat – negara, dengan suara yang melengking dan meratap.

Tahun 1900 an,  gaya pertunjukan blues yang biasa bermain secara group sudah mulai menuju ke penampilan  individu. Walaupun saat ini pemain blues individu juga mempunyai band pengiring, tapi fokus pertunjukan sebenarnya ada pada pemain individu tersebut, biasanya memainkan alat musik gitar atau sebagai penyanyi. Gitar sangat dominan dalam permainan musik blues, disamping harmonika.