Musik Jazz dan Perkembangannya

Musik Jazz dan Perkembangannya

Musik Jazz dan Perkembangannya – Apa yang ada di pikiran kamu tentang musik jazz? Musik yang rumit atau sebuah gabungan instrumen alat musik yang nggak umum seperti terompet, piano, dan gitar? Menurut pengertian dari Concise Oxford English Dictionary Revised Edition 2006, jazz adalah sebuah jenis musik yang berasal dari orang Amerika berkulit hitam dengan karakter yang menonjolkan improvisasi, sinkopasi, ritem, dan diiringi dengan menggunakan instrumen khusus.

Dari hal tersebut apakah kamu sudah mempunyai bayangan apa itu sebenarnya musik jazz? Jika masih belum paham, Whitney Ballett menjelaskan bahwa jazz adalah sebuah musik yang sangat personal (seperti puisi dan seni), yang mirip seperti blues, vokal yang unik, suara instrumental, dan ditambah dengan improvisasi jenius yang nggak biasa. Whitney Ballett memang terlalu hiperbola, tetapi jika dapat diambil kesimpulan, jazz merupakan sebuah kesempurnaan dari sebuah musik.

Musik Jazz dan Perkembangannya

Ketika jazz mulai dikenal di Amerika Serikat sekitar awal 1900-an, aliran musik jazz sendiri mulai berkembang sangat pesat. Pada tahun 1890, munculnya genre Ragtime, sebuah aliran musik jazz yang sedikit nge-beat. Kemudian di awal tahun 1900, muncul Dixieland yang merupakan perwujudan full band pertama dalam musik jazz. Dixieland ini lebih menonjolkan alat musik kuningan, banjo, dan juga klarinet. Dari Dixieland juga, jazz dikenal sebagai aliran musik yang membutuhkan banyak orang yang memainkannya.

Lalu, bagaimana sebuah musik bisa dinamakan jazz? Spinditty.com menjelaskan bahwa musik dapat dikatakan sebagai musik jazz ketika terdapat harmoni, ritme, dan melodi yang berirama. Tidak hanya sampai di situ, musisi bisa menambahkan musik swing dan juga improvisasi. Chris McGregor menulis artikel tahun 1964 berjudul The Classic. McGregor mengatakan bahwa swing adalah salah satu elemen penting dari musik jazz. Selain swing, faktor improvisasi juga digaris bawahi oleh McGregor. Chris McGregor mengatakan bahwa musik jazz adalah sebuah seni yang dibuat secara spontan.

Secara garis besar, jazz adalah musik yang di dalamnya terdapat sebuah ritme yang memiliki harmoni, improvisasi, dan dimainkan menggunakan alat musik tertentu. Bagaimana, apakah sampai di sini kamu sudah mengerti dan bisa membedakan apa itu musik jazz? Setelah kamu berhasil mengerti apa itu musik jazz dan ciri-cirinya, sekarang akan dibahas apa saja sih genre dari musik jazz itu.

 Aliran Musik Jazz

Dixieland

Salah satu aliran musik jazz yang sangat berpengaruh adalah Dixieland. Pertama kali muncul di tahun 1917, ketika itu di New Orleans (tempat jazz pertama kali muncul di dunia) terdapat band bernama The Original Dixieland Jass Band. Mereka membuat terobosan baru, yaitu menggabungkan genre yang sedang hits saat itu, Ragtime dan Sicilian Music. Ciri-ciri dari Dixieland adalah musisinya menggunakan alat musik seperti trumpet, trombone, klarinet, guitar, banjo, piano, dan bass. Setelah Dixieland terkenal di New Orleans, hampir seluruh Amerika Serikat muncul band dengan genre sama.

Setelah era perang dunia selesai, sang legenda Louis Armstrong mengangkat kembali musik Dixieland setelah membuat sebuah Louis Armstrong’s All-Stars. Sampai saat ini, Dixieland masih terus dihormati sebagai genre jazz paling terkenal. Di New Orleans, setiap tahun diadakan New Orleans Jazz & Heritage Festival yang masih menampilkan musisi ber-genre Dixieland. joker123

Swing

Ketika jazz dikenal sebagai jenis musik yang mempersatukan orang kulit hitam di Amerika Serikat dengan iramanya yang agak cepat, maka swing menjadi anti-thesis dari musik jazz tersebut. Swing pertama kali muncul pada tahun 1923, ketika itu Fletcher Henderson Orchestra memainkan sebuah irama ragtime dengan agak halus dan lambat. Setelah itu mereka bekerja sama dengan legenda seperti Coleman Hawkins, Benny Carter, dan Buster Bailey yang kemudian dikenal sebagai swing era instrumental styles.

Pada tahun 1927, Louis Armstrong dengan pianis Earl Hines juga sempat menggunakan musik swing. Setelah itu pada tahun 1940 an, muncul Swing Era dimana hampir semua musisi jazz ini bermain aliran swing. Setelah era swing, muncullah aliran Bebop.

Bebop

Beberapa musisi musik swing ini kemudian mengembangkan aliran baru yang dinamakan Bepop. Tetap menonjolkan klarinet dan trompet, musik Bepop ini merupakan edisi cepat dari swing. Duke Ellington Orchestra dan Jimmie Lunceford Orchestra memperkenalkan bagaimana harmoni musik jazz yang cepat dan sangat asyik. Kemudian pada tahun 1940-an, Jay McShann Orchestra mendobrak dunia dengan permainan sempurna Dizzy Gillespie dan Roy Eldridge, duet pemain trompet terbaik Amerika Serikat.

Sampai sekarang musik Bebop menjadi salah satu aliran yang masih cukup digemari. Beberapa cabang dari Bepop seperti Hard Bop, Neo Bop, dan Post-Bob sempat menghiasi para musisi modern tahun 1980-an sampai tahun 1990-an.

» Read more